-->

MEGA MENU

Saturday, March 30, 2013

AMPUNAN ORANG YANG MATI BUNUH DIRI


Tanya :
Apakah orang yang mati bunuh diri masih bisa diampuni dosa-dosanya oleh allah dan bagaimana cara merawatnya, apakah sama dengan orang mati biasa?


Jawab :
Bunuh diri merupakan salah satu dari perbuatan dosa besar dan pelakunya diangap mati dalam keadaan maksiat. Dijelaskan dalam sebuah hadist, bahwa rasulullah tidak mau menyalati orang yang mati bunuh diri, sebagai peringatan bagi umatnya agar jangan sampai melakukan perbuatan bunuh diri. Kendati perbuatan bunuh diri termasuk dosa besar, akan tetapi pelakunya masih tetap dianggap orang islam dan pintu ampunan masih tetap terbuka untuknya. Perbuatan yang tidak diampuni oleh allah hanyalah syirik ( menyekutukan allah ). Adapun cara merawatnya menurut mayoritas ulama’ tetap seperti merawat orang islam yang mati biasa sedangkan menurut umar bin abdul aziz dan imam al-auza’i orang mati bunuh diri tidak boleh disalati  ( isadurrpfiq : 2/99, tafsir ibnu kastir : 2/ 331, tuhfatul ahwadzi bisyarhi jami’ at-turmudzi : 4/152, hasyiah sindi alan nasa’i: 4/66.

Referensi :
اسعاد الرفيق 99
(تتمة ) من الكبائر قتل الانسان نفسه لقوله عليه الصلاة والسلام من تردي من جبل فقتل نفسه فهو نار جهنم يتردي فيهم خالدا مخلدا فيها ابدا وقوله صلي الله عليه وسلم وعلي اله وصحبه اجمعين الذي نفسه يحنقها في النار اهى

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...